Langsung ke konten utama

Place & People

"It's not about place anymore, but the peoples..."
Saya percaya ini bukan lagi tentang tempatnya, tapi orang-orangnya.

Bermain bola bukan lagi hobi yang menyenangkan untuk saya. Dulu saya bisa sejenak kabur dari dunia nyata ataupun pekerjaan, tapi sekarang? Bola malah menjadi beban lain dalam hidup saya. Orang-orang berubah atau bahkan tergantikan.  Kita tidak bisa paksa orang untuk tetap tinggal ataupun sama, people change- bahkan saya sendiri berubah seiring berjalannya waktu. 

Hobi yang rasanya hangat perlahan berubah menjadi dingin. Saya terlalu menaruh ekspetasi yang banyak untuk hobi itu, tapi justru menjadi bencana besar untuk saya, karena akhirnya saya kehilangan rumah, dan (hampir) diri sendiri. Bertanya-tanya apakah saya bisa melewati ini semua? Pada akhirnya yang saya lakukan adalah :

Menerima, menerima, dan menerima.

Ikhlas, ikhlas, dan ikhlas.

Perlahan saya melihat dari sisi lain, bukan waktu yang sebentar untuk bisa melihat dari sisi baik, butuh berbulan-bulan hingga bertahun-tahun bahwa semua ternyata sudah ada jawabannya. Tapi selama ini, saya hanya melihat dari sisi buruk, tertutup perihal kebaikan atau doa yang ternyata saya sudah dambakan, dikabulkan dengan cara ataupun bentuk lain.